Saturday, November 14, 2020

Ngobrol santuy bareng Pa Nanang Petani Teh

 

Assalamualaikum wr. Wb.

Salam Teh…

Hulu ke hilir adalah alur laju sebuah usaha, begitu juga dalam dunia teh. Petani adalah posisi yang berada di hulu yang mempunyai peranan yang cukup berat karena dari sinilah awal mula teh bisa kita nikmati dalam cangkir. Mungkin kita tidak ‘ngeuh’ selama kita terlena dengan aroma dan seduhan yang sedang kita seruput sambil menikmati sore hari atau ditengah-tengah kesibukan kita.

                Meskipun sebagian besar petani tidak begitu memahami bahwa yang mereka hasilkan akan benar-benar dinikmati atau bahkan di complaint akan kualitas teh yang dihidangkan, tetapi satu hal yang mereka yakini bahwa dengan merawat teh dengan baik, memperlakukan pohon-pohon teh mereka dengan penuh kasih sayang maka akan menghasilkan kepuasan yang tiada tara… tentunya juga hasil yang berupa ‘çuan’ pun akan diterima dengan maksimal. Pa Nanang diantaranya, beliau yang sudah mencintai teh sejak kecil karena memang hidup di keluarga petani teh.




                Saat ini selain berprofesi sebagai petani teh beliau juga adalah seorang bandar sayur mayur. Dia dikenal sebagai bapaknya petani di kampungnya, tepatnya Kampung Warung Jengjeng Desa Simpan Kec. Takokak Kab. Cianjur. Manakala petani tidak mampu untuk membiayai kebun, pa Nanang selalu siap untuk hadir membantu baik dengan biaya atau bantuan obat-obatan, pupuk bahkan sebagai konsultan bagi para petani. Bertani Teh yang sempat ia ragukan sekarang kembali berkobar semangatnya karena ternyata jika tehnya/pucuk tehnya di petik dengan baik menghasilkan uang yang lebih baik, ini ia temukan setelah bekerjasama dengan Pasir Canar yang mengolah teh-teh Spesial, order pucuk yang berkualitas dihargai setimpal, sehingga hasil dari penjualan pucuk teh segar mampu unutk membiayai kebun dang menambah ‘dapur ngebul’. Besar harapannya semakin bertambah di saat ternyata di luar sana ada yang peduli dengan petani (para pecinta Teh). Donasi Bibit Teh sinensis yang ia terima di periode pertama, dan sekarang akan ia terima di period eke dua seakan  memupuk sebuah harapan baru di kemudian hari akan kesejahteraan PETANI TEH.

                Terus berjuang Pa Nanang dan semua para petani Teh di bumi Indonesia ini. Besok lusa kejayaan teh Indonesia insya Allah kembali, dan kita ikut berjuang untuk itu

Wednesday, November 4, 2020

Ngobrol bareng Bambang Laresolo

 Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Teh...

            "Tea Blending adalah seni, diibaratkan menciptakan sebuah lagu... dari berbagai tone yang dirangkai menghasilkan sebuah lagu yang bernada nan indah, begitu juga Tea Blending meracik Teh dengan berbagai macam tisane dan teh yang menghasilkan sebuah produk tea blend yang enak dinikmati" begitu paparannya pa Bambang Muhtar Rusdianto yang akrab dengan panggilan Bambang Laresolo.

            Laresolo itu adalah nama sebuah kedai yang dimilikinya. berangkat dari sebuah kebiasaan minum teh sehari-hari yang menjadikan fashion dalam hidupnya, minum teh menjadi sebuah hobi dan bisnis. Kedai teh Laresolo ini juga didirikan selain untuk mendongkrak usaha pribadinya juga untuk ajang silaturahmi bersama sesama pecinta dan penikmat teh. diantaranya adalah seorang wartawan media yang bernama Marisa berkunjung untuk meliput kedai teh Laresolo, kekaguman Pa Bambang Laresolo terhadap Marisa yang begitu energic dituangkan dalam sebuah racikan Tea Blend dan diberi nama "Lady Marisa Grey". Alhasil Teh racikannya mengantongi juara 1 di ajang kompetisi "KOPERTEH 2020, sebuah ajang kompetisi meracik teh secara online yang pertama kali diadakan di Indonesia, acara ini juga mengangkat Tea Blend karya Pa Bambang Larosolo yang lainnya yaitu "Fragrance of Love" yang menjadi juara dua di event yang sama... Luar biasa.


            Tips Tips beliau dalam meracik teh disampaikan dengan gamblang diantaranya bahwa appereance adalah faktor yang mempengaruhi keindahan, Aroma berperan untuk memikat dan Rasa tentunya sebagai final touch dimana teh dinikmati. Selain  itu juga dalam meracik teh perlu diperhatikan match coloring, jangan bosan-bosan untuk mencoba dan terus mencoba sampai didapat yang diinginkan, dan jangan meremehkan Ilham' yang mana inspirasi dalam meracik teh.

            Semoga semakin banyak para peracik teh di Negeri Indonesia yang kita cintai ini, semakin beragamnya dunia teh harapannya kesejahteraan dari hulu sampai kehilir yang akan mendongkrak gairah duni per-Teh-an di Indonesia. Jaya Teh Indonesia.

Sunday, November 1, 2020

Ngobrol Santuy Bareng Cakra Virajati

 Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Teh...

            Boyolali, Lombok, Jakarta atau kota manapun yang ia singgahi tidak pernah menjadi masalah baginya, yang penting terus berkarya. Adalah Cakra Virajati, akhir-akhir ini banyak dikenal kaum melinial terutama yang bergelut di bidang Teh. Beliau seorang pecinta teh produk Indonesia produk Negeri yang sangat ia cintai. Kecintaannya terhadap teh pertama kali ia tumpahkan dalam usaha pertamanya dalam teh dengan membuat Kedai teh bernama Dialog di Lombok. kedai ini menjual berbagai macam teh wangi dengan beraneka merek, itu yang menjadi menarik perhatian para konsumennya, selain beraneka macam brand dari teh wangi itu juga merek-merek itu mengingatkan teman-temannya yang merantau disana akan teh-teh yang biasa dikonsumsi di kampung halamannya.

            Tugas Kerja yang dipindahkan ke Jakarta mengiringi pengetahuannya terhadap teh, di sanalah ia mulai mengenal teh special, kagum mas Cakra ini melihat betapa luasnya dunia Teh, ternyata selain teh-teh yang biasa ia konsumsi sehari-hari ada juga teh special yang rasanya membandingi dengan harganya... meski demikian beliau berpendapat tidak ada teh yang tidak enak selama itu dikelola dengan benar.

    

            Winner Tea Mixology 2019 yang diadakan oleh AISTea di event SIAL Interfood adalah salah satu dari sederetan prestasinya di dunia teh, menjadi bekal bagi seorang Cakra Virajati untuk memberikan edukasi teh kepada teman-temannya hal lain yang mendorong ini juga adalah keprihatinannya terhadap orang-orang yang berada di Hulu usaha Teh. Petani, pekerja kasar, upah-upah mereka yang jauh dibawah standar menjadi sebuah api besar dalam tubuhnya, ingin sekali mendongkrak kesejahteraan secara merata dalam usaha teh bagi semua orang yang ada didalamnya dari hulu sampai ke hilir.

            Hari Sumpah pemuda 28 November 2020 bertepatan dengan ngobrol santuynya bersama Program Teh Untuk Petani, Cakra Virajati Mengajak kepada para pemuda-pemudi Indonesia untuk selalu bersatu meneruskan perjuangan di bagiannya/profesinya masing-masing, ia mengingatkan "Minumlah Teh Indonesia". Terima kasih mas Cakra semoga kita semua selalu ada dalam lindungan Tuhan YME.  Salam teh dan Salam Cinta Indonesia.



Ngobrol Santuy bareng Kang. H. Egi AK

 Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Teh...

            Pasir Canar merupakan sebuah usaha yang belum begitu besar di dunia teh, Trader teh baik special maupun Reguler, menjual mesin-mesin Teh besar maupun mini dan Tea consultant... itulah yang digeluti oleh Pasir Canar saat ini. Perusahaan ini merupakan sebuah usaha keluarga dari keluarga H. Muhammad Oero (Alm.). H. Egi Abdul Kudus adalah anak ke 2 dari 6 bersaudara (Hj. Meymey Maisyaroh Hamidah, H. Egi Abdul Kudus, H Ferri Kurnia, Eva (Alm.), Evi (Alm.), Leo Nugraha) dari pasangan H. Muhammad Oero (Alm.) dan Hj. Yennie Resmiyani (Alm.), beliau merupakan salah satu Founder Pasir Canar. 

            Pada Tahun 2005 adalah titik tolak berdirinya Pasir Canar yang pada waktu itu belum tercetus sebuah nama secara resmi. Memuali membuka lahan denga ditanamai palawija, kayu sengon, jagung hybrida. kemudian tercetus sebuah nama Mekar Tani Mandiri, sebuah usaha yang mengayomi para petani yang masih dalam ikatan keluarga. nama Mekar Tani Mandiri ini akhirnya diresmikan oleh Camat Takokak di tahun 2008, dengan sebuah ceremony yang sederhana ditandai denga penanaman kayu sengon Albasia.



            Seiring berjalannya waktu pada tahun 2015 Pasir Canar Akhirnya dikukuhkan sebagai nama usaha keluarga di tandai denga penanaman pohon Camelia Sinensis Var. Sinensis di Blok Pasir Canar. Nama Pasir Canar itu diambil dari nama tempat dimana Pabrik Pengolahan Teh Special berdiri milik Pasir Canar. Kemudian pada tahun 2017 Pasir Canar Sah didaftarkan dengan Kedudukan hukum sebagai CV. Pasir Canar.

            Semoga kehadiran CV. Pasir Canar ditengah-tengan rimbunya usaha teh di Indonesia, ikut meramaikan meningkatkan dan menjadi salah satu bagian yang menguatkan Teh Indonesia. Jaya Pasir Canar Jaya Teh Indonesia.


Ngobrol santuy bareng Ratna Somantri

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Teh...
            Ratna Somantri dikenal di dunia teh dengan berbagai profesinya, itu semua dia jalani karena kecintaannya terhadap teh. Seorang Tea expert, Tea Blender, juga sebagai Founder di Indonesian Tea Institute, beliau juga sebagai Head Marketing di Dewan Teh Indonesia (Indonesian Tea Board), belum lagi yang lain-lainnya. Karena senangnya dengan Teh Ratna Somantri tidak jarang mengeluarkan biaya pribadinya dalam berjalan-jalan menelusuri tempat-tempat dimana kebun teh berada baik yang skala kecil (UKM) ataupun yang bersekala besar seperti PTPN atau PBS (Perkebunan Besar Swasta). demi menimba ilmu Teh dan membina bagi orang-orang yang membutuhkan. Luar biasa.
            Diantara sederetan profesinya itu yang paling menarik bagi kami adalah Indonesian Tea Institute yang mana beliau adalah salah satu foundernya. Sebuah sekolah TEH di Indonesia mungkin ini yang pertama. Setelah sedikit di korek mengenai ini ternyata sebuah harapan besar didalamnya, meskipun saat ini belum mempunyai bangunan sendiri masih bersama-sama dengan ABCD Coffee di Jakarta, tapi sekolah ini ternyata sudah berjalan dengan mengadakan kelas-kelas Edukasi mengenai teh. Ada kelas mengenai Basic Tea Knowladge, Tea Blending, Dll.


            Terima Kasih Bu Ratna Somantri atas waktunya untuk sharing sambil ngobrol santuy bersama kami. Ngobrol santuy kami merupakan Road Show menuju Program "Teh Untuk Petani" sebuah program yang kami adakan untuk pemberian bibit teh Camelia Sinensis Var. Sinensis untuk petani secara geratis.
            Semoga Semakin banyak Ratna Somantri yang bermunculan di Indonesia ini, semakin banyak orang yang peduli semakin besar kekuatan Teh Indonesia untuk menuju Kejayaan Teh Indonesia.

Friday, October 23, 2020

Ngobrol bareng Redha Taufik Adrias dari Sila Tea House

 Salam Teh...

            Ngobrol seru-seruan di Instagram Live merupakan rentetan event Road Show menuju "Teh Untuk Petani Sesion 2", seperti yang di bahas di artikel sebelumnya Program ini merupakan donasi berupa Bibit Teh Camelia Sinensis Var. Sinensis yang sejauh ini variant tesebut di kenal didatangkan dari negara tetangga Taiwan.

            Mas Redha sapaan akrabnya, memaparkan Sila Tea House bersama Sila Team yang terdiri dari teman-teman sila mengapa dan apa tujuan mereka mendonasikan bibit Camelia Sinensisi var. Sinensis untuk petani. Lahirnya program ini diawali dengan memperingati Hari Pohon sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November. selain itu juga mas Redha mencetuskan ini dengan alasan untuk menunjukan kepeduliannya orang-orang yang bergerak dihilir terhadap para petani yang berada dihulu. Alasan lain adalah untuk mengedukasi terutama teman Sila yang berada di Hilir usaha teh, consumen teh yang mencintai teh maupun yang baru tertarik terhadap teh mengenai apa yang terjadi/ aktifitas apa saja yang menjadi perjalanan Teh dari pucuk sampai ke Cangkir.

    

               Luar Biasa.....  Program yang menginspirasi bagi Pasir Canar sebagai penyalur donasi bibit Camelia Sinensis Var. Sinensis kepada petani petani binaan Pabrik Teh Pasir Canar tepatnya petani yang berdomisili di Desa Simpang Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur. Pada Tahun ini Pasir Canar bekerja sama dengan Cianjur Tea Lovers untuk meneruskan program pertama yang di inspirasi oleh Sila Tea House tersebut.

                Mudah-mudahan dengan adanya program ini akan membantu petani-petani yang bergerak di hulu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitasnya petani-petani teh, sehingga berkembang dan atau lahir petani-petani yang unggul di negeri tercinta Indonesia ini. Amiiinnn



Saturday, October 17, 2020

Teh Untuk Petani Sesion 2

 Salam Teh…

Assalamualaikum Wr. Wb…. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat jasmani dan rohani… Amin

Program Charity yang di latarbelakangi moto Pasir Canar “Mari Kita Tingkatkan Kualitas Petani Teh Indonesia” adalah sebuah upaya untuk meningkatkan gairah dunia teh di Indonesia yang mana Pasir Canar banyak bergerak di bagian hulu berinisiatif untuk membantu petani sebagai pondasi usaha teh. Dengan harapan, dengan diperkuatnya pondasi akan memberikan kontribusi dalam pengolahan teh dengan memberikan pucuk teh berkualitas. Program ini di Inspirasi Oleh Sila “Indonesian Artisan Tea” yang melakukan program charity pertama di tahun 2020, yang mana program Sila tersebut dimulai penggalangan dananya dari tahun 2019  dengan program “one cup one tree” dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November.

Tahun ini adalah Sesion 2 yang diselenggarakan oleh Komunitas Cianjur Tea Lovers bekerja sama denga Pasir Canar dan Sila Indonesian Artisan Tea. Program ini berupa Pemberian Bibit Camelia Sinensis Variant Sinensis untuk petani secara geratis. Di pilihnya Variant Sinensis ada beberapa alasan, diantaranya Variant Sinensis ini bernilai jual tinggi dibandingkan denga Variant Assamica meskipun kapasitas produksinya Var. Sinensis hanya setengahnya dari Var. Assamica. Di asumsikan dengan kebun yang luasannya hanya sedikit tapi bisa menghasilkan yang cukup bagi para petani. Adapun alasan kenapa didonasikan di Petani binaan Pasir Canar karena Kami akan membina dan mengedukasi petani-petani tersebut dari mulai penanaman hingga panen dan membeli hasil panennya.



Semua Tea Lovers yang ingin berkontribusi dalam Program ini Bisa dengan berbagai cara, diantaranya dengan menghubungi kami di contac person : Ferri Kurnia ~ 0812 2117 313, dengan mendonasikan 1 pohon Rp. 2.000,- sudah sangat membantu, ingat 1 pohon sangat berarti buat petani. atau teman-teman semua ikut mendukung dengan cara mengkonsumsi/ meminum teh teh Produksi Indonesia merek/ branding apapun, dengan mengkonsumsi teh Indonesia berarti sudah ikut melancarkan marketing Teh Indonesia.

Terselenggaranya Program Charity ini tidak lepas dari dukungan-dukungan Tea Lovers, pengusaha-pengusaha teh, Panitia penyelenggara “Cianjur Tea Lovers Community”, Tea Anthusiast, Tea expert, dan kawan- yang lainnya. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala Dukungannya. Semoga Teh Indonesia kembali menjadi Raja di Negeri sendiri dan menjadi Idola di Dunia… Amiiiinnn

Wednesday, September 30, 2020

1 CUP 1 TREE, PERLAKUAN CENTRING PERTAMA

 Assalamualaikum semuanyaa

Salam penikmat teh

Pada tanggal 1 maret 2020 Pasir Canar  kedatangan Sila team dan para pecinta teh dari Bandung dan Bogor, Sila team dan kawan kawan memberikan donasi kepada para pekebun teh yang ada di Cianjur. Didonasikan sebanyak 10.000 bibit teh ( camelia sinensis variant sinensis ) diberikan kepada 5 orang petani untuk 1 hektare lahan perkebunan.


 


 Sila team dan kawan kawan mengumpulkan donasi dengan Gerakan 1 cup 1 tree di kedai kedai teh mereka . Dalam 1 cup teh mereka menyisihkan uang 2.000 rupiah untuk satu bibit teh. Hal ini untuk memajukan perindustrian teh dan meningkatkan citra teh demi kesejahteraan petani teh Indonesia.




Setelah lima bulan ditanam, benih teh diperlakuan pembentukan centring pertama, apa itu centring pertama? centring pertama adalah pembentukan pohon teh yang telah ditanam dilapangan selama 5 bulan dengan cara  dipangkas setinggi 20 cm dari permukaan tanah. Selanjutnya selama 3 bulan sekali naik 5 cm untuk pemangkasannya sampai ketinggian yang diinginkan, biasanya 70 cm untuk bidang petik pertama.




Friday, February 28, 2020

Teh... Alami, Seni dan Nikmati. Part II

Seni…
Apa hubungannya seni dengan teh? Kira-kira seni menurut penulis adalah suatu tindakan tidak baku hasil dari reaksi atas apa yang dilihat dan dirasakan yang diekspresikan/ dilakukan untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan.
Didalam sebuah pekerjaan saat kita melihat dan merasakan suatu obyek yang tidak berjalan seperti biasanya maka perlu di ekspresikan jurus-jurus seni… dilihat, dirasakan dan diekspresikan bagaimana sesuatu yang tidak berjalan seperti biasanya supaya tetap menjadi hasil akhir yang kurang lebih sama.

Kebun Teh… dalam tanaman maka ketergantungan akan cuaca sangat berpengaruh. Hujan atau kemarau (daerah tropis) misalnya, saat musim hujan maka pertumbuhan lebih cepat dan lebih banyak hasil pucuknya, saat kemarau pertumbuhan lebih lambat dan hasil pucuk lebih sedikit. Tidak haya itu pengaruh hujan dan kemarau juga berpengaruh terhadap kualitas dari pucuk yang dihasilkan, musim hujan kadar air banyak kualitas menurun, kemarau kadar air sedikit kualitas meningkat. Kenapa coba??? Soal kenapa penulis belum bisa menjelaskan karena berhubungan dengan penelitian… tapi yang kita bahas adalah Seni nya menyikapi hal tersebut, bagai mana caranya hasil petik supaya bisa mencapai target kualitas dan kuantitas yang diinginkan. Banyak sekali perlakuan/ tindakan yang bisa diambil dan tidak harus diterpkan semuanya tetapi tindakan tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi… Tindakan tersebut diantaranya; penyiangan/ pembuangan gulama, pengupasan (kupas ringan, kupas sedang atau kupas berat), pola petik, rotasi petik, pengobatan, pemupukan dls. Tindakan apa yang harus dilakukan? Keluarkanlah Jurus Seni merawat kebun.

Pengolahan… seni apa yang ada disini? Bahan baku yang datang dari kebun bisa diolah menjadi teh apa saja yang kita inginkan, Seni pengolahanlah yang akan mengatur diproduksi jadi teh apa yang paling cocok untuk setiap kualitas dan kuantitas pucuk teh. Oksidasi Enzimatis adalah patokan dalam mengarahkan seni pengolahan karena dalam pengolahan dasarnya adalah teh tersebut akan diolah tanpa proses oksidasi enzimatis, proses oksidasi enzimatis penuh atau semi oksidasi enzimatis. Contoh Teh Hijau adalah hasil olahan teh tanpa proses oksidasi enzimatis, teh merah dengan proses oksidasi enzimatis penuh, teh kuning dengan proses semi oksidasi enzimatis. Perlakuan pengolahan tersebut biasanya sudah dibakukan oleh setiap pengolah di pabrik, yang memerlukan Jurus Seni adalah terkadang sesuatu tidak sesuai/ berjalan seperti biasanya, misalnya kualitas petikan pucuk yang tidak sesuai dengan standar, lagi-lagi cuaca… cuaca pemetikan saat hujan pucuk datang kepabrik dalam keadan basah, mesin yang bermasalah, listrik mati, belum lagi permintaan market yang berubah-ubah, dls. Nah disitulah kita ditantang untuk mengeluarkan Jurus Seni Pengolahan.

Marketing… Sang ujung tombak. Dibagian ini juga tidak lepas dari jurus seni, tentunya bukan seni beladiri… tapi seni meng-Uang-kan, merupakan tantangan akhir dalam usaha dimana kita di haruskan merubah Teh menjadi uang. Teh produksi yang kita buat sehebat apapun, seenak apapun sebagus apapun belum tentu bisa menjadi uang jika tidak sesuai dengan apa yang dicari oleh para pembeli… Sang Raja. Mesikpun begitu sebagai tenaga marketing harus mengupayakan teh yang sudah diproduksi tentunya sudah mengeluarkan sejumlah biaya harus bisa terjual. Yang harus dipahami dalam marketing untuk bisa mengeluarkan jurus seni marketing adalah mengkolaburasikan dari hulu ke hilir. Memahami apa yang diminta pembeli, mampu menyampaikan permintaan kepada pengolahan dan juga memahami pola perawatan teh, untuk bisa bercerita dari segi mana teh yang dimiliki supaya bisa menarik pembeli. Yang paling penting bukan hanya menjual tetapi menjual dengan tidak rugi. Bagai mana caranya??? Keluarkanlah Jurus seni Marketing.

Seni dalam teh juga hadir dalam cara menyeduh atau menyajikan teh pada saat akan dikonsumsi. Di Indonesia sendiri ada beberapa cara yang kebanyakan adalah hasil dari kebiasaan minum teh sehari-hari, atau juga prosesi/ ceremonial penyajian teh. Di Jawa Barat misalnya, minum teh praktis yang biasa dilakukan masyarakat dengan cara menyeduh teh merah atau caocuy (teh yang digosongkan) dimasukan kedalam poci yang kemudian diseduh dengan air panas (terkadang mendidih) dan tehnya dibiarkan terus didalam poci sampai air teh habis dikonsumsi, atau di Keraton Jogjakarta dimana ada waktu khusus untuk minum teh yang disebut ‘Patehan’ yang lebih ceremonial karena disajikan khusus untuk keluarga kerajaan atau sajian kepada tamu kerajaan. Di Negara lain juga tentunya mempunyai cara-cara tersendiri dalam menyajkan teh, di Jepang, Cina, India, Srilanka dll. Yang mana setiap penyajian teh mempunyai seni tersendiri berkaitan dengan kebiasaan dan keinginan. Bagaimana caranya untuk menikmati Teh, keluarkanlah jurus seni menyeduh teh….
Karena Teh itu Alami, Seni dan Nikmati.

Saturday, June 22, 2019

Teh... Alami, Seni dan Nikmati Part I

Assalamualaikum...

Salam Teh...
Kangen rasanya menyeduh teh dengan takaran-takaran yang diperhatikan, berapa gram tehnya, berapa suhu airnya, berapa lama seduhannya... wahhh pokonya sudah lama seduh teh seperti itu, tapi bukan berarti saya sudah lama tidak minum teh, saya selalu minum teh setiap hari terutama pada saat ada di rumah. karena kebiasaan yang tertanam oleh orang tua saya yang selalu minum teh di lingkungan kami yang pedesaan...
Alami... itu yang pertama kali tersirat dalam pikiran saya. Sebuah jenis tumbuhan yang bisa menghasilkan sesuatu yang bisa diminum setiap saat. dengan melalui proses pengolahan daun teh segar menghasikan berbagai jenis variasi yang kesemuanya dalam proses tersebut tidak ditambahkan bahan campuran apapun. Jadi teh benar-benar alami, adapun variasi yang berkembang saat ini banyak kita temui dipasaran banyak sekali variant-variant teh yang disajikan dengan segala improvisasi demi meraih hati masyarakat dalam mengkonsumsi teh mengingat konsumsi teh semakin berkurang, semua variant yang ada itu adalah pengembangan dari teh yang sudah selesai diolah kemudian dilakukan olahan lanjutan. Contohnya teh RTD (Ready To Drink) biasanya dikemas dalam botol minuman atau gelas pelastik sekali pakai, itu memang ada bahan tambahan bahan non alami tentunya sudah disesuaikan dengan peraturan kesehatan yang berlaku di setiap Negara yang mengeluarkannya, kesemuanya itu dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengkonsumsi dan mengikuti perkembangan zaman.




Thursday, September 21, 2017

Bersaing dengan Legalitas

Assalamualaikum…

Salam Teh… “Salam sukses kepada seluruh pengusaha se-Indonesia” mungkin kalimat yang bermakna doa, spirit, dan ajakan itu sangat diperlukan sekali oleh semua pengusaha di bumi tercinta Indonesia kita ini, bagaimana tidak MEA (masyarakat Ekonomi Asia) sedang berjalan saat ini, dimana semua  pengusaha di Asia dihadapkan dengan pesaing-pesaing dari dalam dan luar negeri. Di Jakarta contohnya pedagang gorengan pinggir jalan sudah tidak bersaing hanya dengan teman sekampungnya lagi tapi sudah ada bule (warga asing) yang berjualan goreng-gorengan, apa yang mereka suguhkan tetap ‘Gorengan’! mereka berdagang gorengan tidak hanya gorengan tapi juga menawarkan tempat yang hygienis, pelayanan yang ramah, bahan baku yang bagus, minyak yang mereka pakai bersih (tidak berkali-kali terus dipakai/jelantah) dan masih banyak yang mereka tawarkan meskipun yang dijual hanya ‘Gorengan’. Satu gambaran saja sudah menjadi tamparan saingan usaha dalam negeri. Pertanyaannya mampuhkah kita bersaing?
Mari kita bersaing dengan sehat, jangan pake guna-guna (amit-amit) ngga halal bro… kita siapkan pengolahan kita dengan baik, kita kemas produk kita dengan baik dan menarik, kita tawarkan produk kita dengan ‘Keramahtamahan Orang Indonesia’, jangan kuatir kita punya semua itu. Disamping itu kita juga harus bisa meyakinkan para pembeli dengan LEGALITAS produk kita, untuk industri rumahan sediakan ijin DEPKES P-IRT (Departemen Kesehatan Pangan Industri Rumah Tangga) sertai dengan SJH (Sistim Jaminan Halal) apalagi bagi warga Jawa Barat yang sedang dirintis untuk menjadi Provinsi Halal…. Wah mantap JABAR.

Alhamdulillah Pasir Canar saat ini sudah mengantongi Ijin kemasan DEPKES P–IRT dan Sertifikasi Halal, Pasir Canar siap menghadapi saingan-saingan usaha dari Dalam dan Luar Negeri. Produk kami resmi berijin dan siap dipasarkan. Produk-produk Pasir Canar antara lain: Teh Hijau Sinensis, Teh Kuning Sinensis, Teh Merah Sinensis, Teh Bambu, Teh Gepeng, Teh Hijau Assamica, dan Teh Merah Assamica.




Mari kita sambut MEA dengan keyakinan dan kepastian, datangnya para pesaing dari Negeri tetangga jangan dijadikan halangan untuk berkarya, kelebihan mereka kita pelajari untuk perbaikan usaha kita sehingga Indonesia menjadi unggul di negeri sendiri, menyebar keseluruh negeri, dan menjadi pesaing yang TANGGUH.

Wednesday, August 30, 2017

Hari Jadi Cianjur ke 340

Assalamualaikum.
Salam teh… Memperingati hari jadi Cianjur ke 340, PEMDA Cianjur  tanggal 14-16 Juli 2017 gelar pameran di Pendopo Cianjur dengan tema “70.000 Detik Cianjur Jago Festifal 2017, Harmoni Dari Negeri Santri”. Setiap Kecamatan hadir menjajakan produk-produk unggulan dari daerahnya, sedikitnya 32 Kecamatan dan juga instansi-instansi, UMKM, Kepolisian, dan Ketentaraan tidak ketinggalan mempertontonkan keahlian setiap bidangnya, juga para seniman-seniman ikut unjuk gigi termasuk seni ‘LAES’ (berjalan, berbaring dan bergoyang diatas seutas tali yang diikat pada dua buah bamboo di ujung kiri dan ujung kanan), meriah sekali. Masyarakat Cianjur pun senang bahkan beberapa atau sebagian besar dari masyarakat Cianjur merasakan untuk pertamakalinya menginjakan kaki mereka di komplek pendopo Kabupaten Cianjur.





Pasir Canar yang memproduksi teh-teh special pun tidak ketinggalan, berangkat sebagai utusan Produk Unggulan Kecamatan Takokak. Memperkenalkan produk teh unggulan diantaranya: Teh Hijau, Teh Kuning, Teh Merah, Teh Bambu dan Teh Gepeng.











Selamat Cianjur untuk usiamu yang semakin matang, semoga sukses melaksanakan Program Pemda Cianjur dibawah Pimpinan Bupati Cianjur Bpk. Irvan Rivano dan Wakilnya Bpk Herman Suherman membawa moto ‘CIANJUR JAGO’ yang diharapkan Cianjur Unggul disegala bidang… Amiiinnn.

Sunday, August 6, 2017

PENELITIAN TEH KUNING UNIVERSITAS PAKUAN BOGOR

Assalamualaikum.

Salam teh… Teh Kuning Pasir Canar yang merupakan salah satu produk unggulan Pasir Canar ternyata memikat para mahasiswi dari Universitas Pakuan Bogor Fakultas Farmasi, 4 orang mahasiswi mereka Rani, Ncah, Fitri dan Eva Melakukan research pengolahan Teh Kuning Pasir Canar sebagai bahan-bahan untuk meneliti kandungan-kandungan yang terdapat didalamnya.













Sukses selalu buat ade-ade mahasiswi semoga tercapai semua cita-citanya dan lulus menjadi yang terbaik, Jangan lupa untuk selalu berbakti kepada Agama, Orang tua Bangsa dan Negara. Terima kasih untuk kepercayaannya pada kami.

*LATEPOST

Thursday, December 15, 2016

Mesin Teh Pasir Canar

Salam Teh…

Pasir Canar yang pada bulan Juli 2016 sudah mengantongi badan hukum dalam bentuk CV. Pasir Canar terus bergerak selangkah demi selangkah dan terus berinovasi. Sebelumnya CV. Pasir Canar berinovasi dalam bentuk olahan teh-teh premium yang kemudian menjadi andalan, teh tersebut diantaranya Teh Kuning, Teh Bambu dan Teh Gepeng yang mana untuk memproduksi teh-teh tersebut memerlukan mesin-mesin pembuatnya. Mesin-mesin yang dibuat adalah pengembangan dari mesin-mesin teh yang sudah ada dan sebagian merupakan hasil kreasi/inovasi oleh ahli (Alm. H.M. Oero) seperti mesin pembuat Teh Bambu dan Teh Gepeng, adapun mesin pembuat Teh Kuning merupakan pengembangan dari mesin-mesin teh yang sudah ada. Rangkaian mesin (Teh Kuning) tersebut bisa juga dipakai untuk pengolahan jenis teh lain seperti Teh Hijau dan Teh Merah.

Mesin-mesin yang dibuat di CV. Pasir Canar dibuat dalam bentuk mini dengan kapasitas 25-30 kg pucuk basah per satu olahan dengan pertimbangan untuk pengolahan teh-teh premium, dengan kapasitas tersebut supaya bisa lebih terkontrol dalam setiap tahapan pengolahan, mengingat pentingnya menjaga kualitas untuk hasil Teh Premium.

Berikut adalah mesin-mesin CV. Pasir Canar :                                                           
1.      Withering Trough (Pelayuan dingin)



2.      Pelayuan Panas


3.      Penggilingan


4.      Bak Fermentasi


5.      Blow Dryer


6.      Rotary Dryer


Besar harapan kami akan perkembangan Teh di Indonesia, Negeri yang kita cintai ini baik teh Premium maupun Non Premium, mudah-mudahan sumbangsih produk-produk CV. Pasir Canar baik dalam bentuk hasil olahan maupun mesin-mesin yang kami buat ikut mendongkrak nilai Teh di Indonesia.

Sebagai tambahan informasi bahwa mesin kami sudah dipesan oleh salah satu Perusahaan/Perkebunan swasta di Jawa Tengah, saat ini mesin-mesin tersebut sudah terpasang dan siap produksi. Terima Kasih.

Pupuk Kohe kambing

 Assalamualaikum wr. wb. Salam Teh...                Pemupukan merupakan salah satu bagian penting dalam budidaya teh, tentunya dalam segala...